Aku dan Senja

Senja1




Sebenarnya ini cerita receh tentang perjalananku tiap hari saat pulang kerja perjalanan dari kota Maros ke Carangki
dimana setiap harinya hampir selalu melewati area persawahan yang sangat luas dan banyak tempat
alias tidak hanya satu lokasi tapi banyak terbentang dari Daerah Pakere (sepertinya masuk Turikale ) terus melintasi daerah Simbang dan berakhir di daerah Tanralili.

Sangat beruntung karena sebagian besar wilayah itu belum sepenuhnya tertutupi bangunan-bangunan perumahan atau gedung perkantoran ( entah 5 - 10 tahun kedepan ) jadi kesempatan untuk menikmati matahari sore yang Indah sangat besar kemungkinannya kecuali kalau hujan dan pulangnya kemalaman.



Untuk dapat menikmati senja dengan ragam warnanya yang bisa memaksamu tersenyum sangat manis terkadang saya mencari kegiatan di kantor untuk pulang sedikit lebih lambat dari jam pulang seharusnya (hehehe) dan yaaa saya menjadi orang terakhir pulang kantor 11 12 dengan  OB (hahahaha). 
Dengan motor kesayangan dan handphone jadulku tak pernah lupa untuk mengabadikannya kadang tidak untuk dibagikan ke sosmed hanya disimpan untuk diri sendiri tapi (dibagi ke sosmednya kalo ingat aja sih) 
Banyak yang lalu lalang dan saat mereka melihat saya mengabadikan foto Sang Senja mereka ada ada yang tertawa atau senyum-senyum ada juga yang menganggap saya ANEH (hahahaha) ya tak apalah orang bebas berpendapat :)

Mungkin bagi sebagian orang menikmati senja itu adalah  kegiatan yang sia-sia dan tak berfaedah sama sekali  
yaaa semua berhak berpendapat....menikmati senja bisa jadi sesuatu yang sia-sia jika sekedar menikmati saja tapi akan menjadi bermanfaat jika menikmati senja sambil berdzikir mengingatNya 



foto koleksi pribadi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan

Tradisi Angngaru'